Blog

Latest News

Function Pada PHP - IM Creative Studio

Fungsi (function) merupakan serangkaian script/ kode yang mempunyai kegunakan khusus dan tertentu; merupakan seurutan atau serangkaian kode yang sering dipakai. Dengan adanya fungsi ini pemrogram dapat dipermudah karena tidak harus menulis berulang-ulang rangkaian kode script ini. Demikian juga dalam pengembangan script ini, apabila terjadi kesalahan atau perbaikan pada fungsi tersebut, pemrogram hanya melakukan perbaikan pada satu tempat, tidak perlu melakukan perbaikan pada banyak script.

 

1. Syntak Function

Fungsi dipanggil dengan menulis nama dari fungsi tersebut, dan diikuti dengan argumen (jika ada). Argumen ditulis di dalam tanda kurung, dan jika jumlah argumen lebih dari satu, maka diantaranya dipisahkan oleh karakter koma.

Sebagai latihan dan prakter dalam menggunakan fungsi,  Berikut adalah format dasar pemanggilan, dan pengembalian nilai fungsi:

<?php
$varibel_hasil_fungsi = nama_fungsi(argumen1, argumen2, argumen3);
?>

                                                                                                    

  • $varibel_fungsi adalah variabel yang akan menampung hasil pemrosesan fungsi. Tergantung fungsinya, hasil dari sebuah fungsi bisa berupa angka, string, array, bahkan objek.
  • nama_fungsiadalah nama dari fungsi yang akan dipanggil
  • argumen1, argumen2,argumen3 adalah nilai inputan fungsi. Banyaknya argumen yang dibutuhkan, tergantung kepada fungsi tersebut. Jika sebuah fungsi membutuhkan argumen 2 buah angka, maka kita harus menginputnya sesuai dengan aturan tersebut, atau jika tidak, PHP akan mengeluarkan error.

 

2. Pengertian Argumen dan Parameter dalam Function PHP

Sebuah fungsi dalam memproses data, kadang memerlukan beberapa inputan atau nilai masukan. Inputan inilah yang dimaksud dengan argumen. Sebuah fungsi bisa membutuhkan 1, 2, atau 5 argumen, namun bisa juga tidak memerlukan argumen sama sekali.

Parameter adalah sebutan lain untuk argumenPerbedaannya, parameter merujuk kepada inputan fungsi pada saat pendefenisian fungsi tersebut, dan agrumen adalah sebutan untuk inputan fungsi pada saat pemanggilan fungsi.

 

3. Contoh Function

Contoh Penerapan Function :

<?php
$akar_kuadrat = sqrt(49);
echo “Akar kuadrat dari 49 adalah  $akar_kuadrat”;
//  Akar kuadrat dari 49 adalah  $akar_kuadrat 7
?>

Dalam contoh diatas, fungsi sqrt() akan menghitung akar kuadrat dari nilai argumen yang diinput. Saya menambahkan argumen 49 sebagai inputan.

Nilai hasil dari fungsi sqrt(49), selanjutnya di tampung dalam variabel $akan_kuadrat, yang kemudian ditampilkan ke dalam web browser.

Selain ditampung di dalam variabel, kita bisa menampilkan hasil fungsi langsung ke web browser, seperti contoh berikut:

<?php
echo “12 pangkat 2 adalah : ”.pow(12,2);
//  12 pangkat 2 adalah: 144
?>

Fungsi pow() adalah fungsi pemangkatan matematika bawaan PHP. Fungsi ini membutuhkan 2 argumen, argumen pertama adalah nilai awal yang ingin dihitung, dan argumen kedua adalah nilai pangkat. Pow(12,2) sama dengan 12 kuadrat.

Perlu juga diperhatikan adalah tipe parameter yang dibutuhkan oleh sebuah fungsi. Seperti 2 contoh kita diatas, fungsi sqrt() dan pow() adalah fungsi matematika. Kedua fungsi ini hanya bisa memproses parameter dengan tipe angka (interger dan float). Jika anda memasukkan parameter jenis string, maka PHP akan mengeluarkan error.

Jumlah dan urutan argumen juga harus sesuai dengan yang dibutuhkan oleh fungsi. Jika sebuah fungsi hanya membutuhkan 1 argumen, maka kita tidak bisa menambahkan argumen kedua, kecuali ada argumen yang bersifat opsional (dapat diabaikan).

Related Posts

Facebook Comments

Color Switcher